Lihatlah ada telaga di mataku
Kalau belum engkau temukan air itu, coba lihat sekali lagi dengan hati yang bening
Telaga di mata ini airnya dingin
Sedingin hembusan angin disela bergoyangnya kelopak edelweiss pada bekunya gunung Sindoro
Hentikan!!! senyuman sumringah mengejek di bibirmu
Bukan itu yang kami mau
Yang kami inginkan hanya rasa empatimu pada telaga keruh di negeri ini
Negeri para wayang yang tengah jemawa berakrobatik pada kemilau sorot lampu kamera
Negeri para punggawa durjana yang tertawa bahagia akan derita kaum sudra
Ini bukan barang langka atau dongeng di negeri para bedebah
Buka matamu wahai manusia setengah dewa
Ada fakta berdarah berserakan sepanjang garis khatulistiwa
Dari garis pantai Aceh hingga dataran tinggi Wamena di Papua
Sekali lagi tatap mataku
Tatap mataku dalam hening tanpa bising
Nanti akan engkau temukan telaga keruh itu menjadi merah
Telaga keruh di mataku akan menjadi telaga darah mata anak bangsa
Riau, (20/10/2019)
#SajakBerdarah #TelagaDarahMata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar