Karya ©: M. Syari Faidar
Sendiri itu sunyi, sendiri itu sepi.
Lagi-lagi kembali raga mengalami, berkali-kali.
Meski entah sampai kapan, kerinduan hati ini akan terjawab.
Penuh teka-teki, sarat muatan misteri.
Dua depa di tenggara khatulistiwa, dua kuntum puspa cempaka masih tetap terpisah.
Saling terdiam meski bernara pada akar nan sama.
Angin akhir Oktober membuat enam tangkai aglonema bergoyang menari, tersirat mengirim pesan; Cinta yang hakiki selalu menciptakan kerinduan, itu harga mati.
Ujungbatu, (24/10/2021)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar