Jumat, 16 Januari 2026

DIRGAHAYU RIAU

 


Kemarin tepat 62 tahun
Usia yang mapan
Dalam balutan songket keemasan
Menjunjung tanjak bersulam benang hijau
Negeri bermartabat
Daulat Raja disembah

Di pelosok peradaban suku pedalaman
Gumpalan kabut menggumpal
Melilit lirikan mata dan bangir hidung

Di jantung perkotaan
Asap memeluk pohon beton
Fly over Sudirman tercekat
Semaput dikecup punak dan resam

Di sebuah kubus bata berjarak seratus enam puluh dua koma lima kilometer dari Tugu Zapin
Pukul 7 post meridiem
Pasukan kabut diserang serdadu air langit
Lenyap
Dingin kasur dibelai sayang

Dalam lantunan sendu
Bisikan syair pilu
Semoga tak ada nyawa keracunan karbon monoksida
Terhirup asap bukan dari pembakaran tembakau impor

Di meja kopi
Pahat ukiran di tekstur kayu nibung
Dirgahayu Riau

Rokan Hulu, (10 Agustus 2019)

Karya © : M. Syari Faidar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

OJO MENUO TANPO CERITO

Dunia itu luasssss Jenderal!  Oleh sebab itu, maka idealnya; "ojo menuo tanpo cerito".  Dah itu saja, mau nulis narasi panjang² ta...