Jumat, 23 Januari 2026

Bangkok, Berdiri di Celah Candaan dan Kenyataan


Bangkok. Sering kami plesetkan dengan Bangkinang Kuok. 

Sebuah kota kecil yang terletak di pinggiran sungai Kampar.

"Kamu nanti kalau udah besar mau jalan-jalan --traveling-- ke mana?" tanya temanku. 

"Ke Bangkok. Bangkinang Kuok." ucapku.

Tentu saja diucapkan dengan sambil tertawa. Sering kota itu jadi candaan kami. Ternyata eh ternyata candaan itu benar-benar terwujud menapakkan kaki di Kota Bangkok yang sebenarnya. Candaan waktu kecil, terwujud berpuluh-puluh tahun kemudian. Amazing ternyata kata-kata yang diucapkan sambil bercanda bisa jadi kenyataan.

Kemarin berangkat dari Bandara Soekarno Hatta 3,5 jam di udara. Burung Besi mendarat dengan mulus di Bandara Don Mueang, Tailan. Bandara ini ternyata merupakan salah satu bandara yang tertua di dunia, lebih dari 100 tahun beroperasinya, sejak 1914. 

Di pojok Madison Hotel terlihat beringin kecil tumbuh dingin. 

Malam masih merambat pelan mengejar pagi. Lorong Madison terlihat sepi. 

Saatnya untuk meluruskan pinggang sejenak. Sebab besok petualangan menyusuri sudut kota Bangkok akan di mulai. 

Madison Hotel, Bangkok, Tailan. (23/1/2026)

Karya ©: M. Syari Faidar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

OJO MENUO TANPO CERITO

Dunia itu luasssss Jenderal!  Oleh sebab itu, maka idealnya; "ojo menuo tanpo cerito".  Dah itu saja, mau nulis narasi panjang² ta...